Langsung ke konten

Dashboard Performance

Dashboard Performance digunakan untuk melihat gambaran umum performa marketing di TENTA.

Melalui dashboard ini, tim dapat melihat aktivitas campaign, respon customer, dan channel yang memberikan hasil terbaik.

Data ini membantu bisnis memahami apakah aktivitas marketing berjalan dengan baik atau perlu diperbaiki.

Dashboard Performance digunakan saat tim ingin memantau hasil aktivitas marketing secara cepat.

Gunakan dashboard ini untuk:

  • Melihat ringkasan performa marketing.
  • Memantau jumlah campaign.
  • Melihat respon customer dari campaign.
  • Mengetahui channel yang paling efektif.
  • Membantu evaluasi aktivitas marketing secara berkala.

Ringkasan performa marketing menampilkan gambaran umum dari aktivitas marketing yang berjalan.

Data ini dapat membantu tim melihat apakah campaign yang dibuat sudah menghasilkan respon yang baik atau belum.

Beberapa hal yang bisa diperhatikan:

  • Campaign yang sedang berjalan.
  • Campaign yang sudah selesai.
  • Jumlah customer yang menerima pesan.
  • Jumlah customer yang merespon.
  • Performa channel yang digunakan.

Jumlah campaign menunjukkan berapa banyak campaign yang sudah dibuat atau dijalankan.

Data ini membantu tim melihat aktivitas marketing dalam periode tertentu.

Contoh yang bisa dipantau:

  • Campaign aktif.
  • Campaign selesai.
  • Campaign yang dijadwalkan.
  • Campaign yang perlu dievaluasi.

Jika jumlah campaign banyak tetapi respon rendah, tim perlu mengevaluasi isi pesan, target penerima, atau waktu pengiriman.

Respon customer menunjukkan seberapa banyak customer yang merespon campaign.

Data ini penting untuk melihat apakah pesan marketing menarik perhatian customer.

Respon customer dapat digunakan untuk menilai:

  • Apakah pesan broadcast sudah jelas.
  • Apakah CTA mudah dipahami.
  • Apakah target customer sudah sesuai.
  • Apakah waktu pengiriman sudah tepat.

Semakin relevan pesan dengan kebutuhan customer, semakin besar peluang customer memberikan respon.

Dashboard Performance dapat membantu tim melihat channel mana yang memberikan hasil paling baik.

Contoh channel:

  • WhatsApp.
  • Instagram DM.
  • Facebook Messenger.
  • Email.
  • Live Chat Website.

Channel dengan performa terbaik dapat dilihat dari jumlah respon, jumlah percakapan masuk, atau hasil campaign yang paling efektif.

Data ini membantu tim menentukan channel mana yang perlu lebih difokuskan.

Tim marketing menjalankan beberapa campaign melalui WhatsApp dan Instagram DM.

Setelah campaign berjalan, admin membuka Dashboard Performance untuk melihat jumlah campaign, respon customer, dan channel yang paling banyak menghasilkan percakapan.

Dari data tersebut, tim mengetahui bahwa WhatsApp menghasilkan respon lebih tinggi. Maka, campaign berikutnya dapat lebih difokuskan melalui WhatsApp dengan target customer yang lebih relevan.

  • Cek dashboard secara berkala.
  • Jangan hanya melihat jumlah campaign, tetapi lihat juga respon customer.
  • Gunakan data channel terbaik untuk menentukan strategi berikutnya.
  • Jika respon rendah, evaluasi pesan, CTA, target penerima, dan waktu pengiriman.
  • Gunakan data sebagai bahan perbaikan campaign berikutnya.

Tunggu sampai campaign atau aktivitas marketing selesai diproses oleh sistem.

Jumlah Campaign Banyak tetapi Respon Rendah

Section titled “Jumlah Campaign Banyak tetapi Respon Rendah”

Evaluasi isi pesan, target customer, CTA, dan waktu pengiriman.

Cek apakah channel tersebut sudah digunakan dengan strategi yang sesuai.

Fokus pada data utama terlebih dahulu, seperti jumlah campaign, respon customer, dan channel terbaik.

Setelah memahami Dashboard Performance, lanjutkan ke halaman berikutnya: